Docs
Mulai Kamera

Mulai Kamera

Fitur "Mulai Kamera" merupakan gerbang utama menuju antarmuka diagnostik visual, di mana aplikasi secara instan menampilkan umpan video real-time beresolusi tinggi dari perangkat endoskopi ke layar monitor. Tampilan ini dirancang untuk memberikan visibilitas maksimal dengan latency yang sangat rendah, memungkinkan dokter untuk mengamati detail anatomis pasien secara presisi. Di sisi kiri layar, tersedia panel thumbnail dinamis yang secara otomatis menampilkan pratinjau foto yang baru saja diambil, memberikan umpan balik visual cepat tanpa perlu meninggalkan layar pemeriksaan utama.

Keunggulan utama dari modul ini terletak pada fleksibilitas kontrol eksekusinya yang mendukung berbagai gaya kerja medis melalui lima metode input berbeda. Dokter tidak terbatas hanya pada klik tombol antarmuka (Button) atau interaksi kursor (Pointer) di layar, tetapi juga dapat memanfaatkan integrasi perangkat keras eksternal. Dukungan terhadap tombol fisik pada gagang kamera (Handle Camera) dan pedal kaki (Foot Switch) menjadi fitur krusial dalam prosedur sterilitas tinggi, memungkinkan tenaga medis untuk melakukan pengambilan gambar (capture) atau memulai perekaman video tanpa perlu menyentuh komputer (hands-free), sehingga fokus tetap sepenuhnya tertuju pada pasien.

Selain opsi perangkat keras, aplikasi juga menyediakan efisiensi melalui Shortcut Key Board bagi operator yang lebih nyaman dengan perintah papan ketik (seperti tombol 'C' untuk Capture atau 'V' untuk Video). Metode apa pun yang dipilih untuk memicu perintah, sistem akan memberikan respons visual yang konsisten; saat perekaman video aktif, indikator "REC" berwarna merah beserta pengatur waktu (timer) akan muncul di bagian atas layar sebagai konfirmasi status, memastikan bahwa setiap momen diagnostik penting terdokumentasikan dengan aman dan akurat.

Kemampuan teknis aplikasi ini semakin diperkaya dengan fitur simultaneous capture, sebuah fungsi multi-tasking yang memungkinkan dokter untuk mengambil foto resolusi tinggi secara instan saat proses perekaman video sedang berlangsung, tanpa menyebabkan jeda (freeze) atau gangguan pada aliran video. Mekanisme ini memastikan bahwa momen diagnostik krusial dapat didokumentasikan dalam format gambar statis untuk laporan cepat, sementara arsip video utuh tetap terjaga sebagai bukti medis yang komprehensif. Output video dihasilkan dalam format MP4 modern dengan algoritma kompresi yang sangat efisien, menjamin kualitas visual tetap tajam dan detail pada resolusi tinggi, namun dengan ukuran file yang jauh lebih ringkas dibandingkan format video medis konvensional (seperti AVI tanpa kompresi).

Efisiensi kompresi ini berdampak signifikan pada manajemen kapasitas penyimpanan jangka panjang rumah sakit. Dengan estimasi konsumsi ruang penyimpanan yang sangat hemat, yakni hanya sekitar 2 GB untuk setiap satu jam perekaman video kualitas tinggi, aplikasi ini memaksimalkan utilitas perangkat keras yang tersedia. Sebagai ilustrasi perhitungan teknis, jika komputer operasional dilengkapi dengan SSD berkapasitas 1 TB (Terabyte), sistem mampu menampung hingga kurang lebih 500 jam rekaman video prosedur endoskopi. Kapasitas masif ini setara dengan ratusan sesi operasi, meminimalisir frekuensi pemindahan data (backup) dan memberikan ketenangan pikiran bagi tim medis terkait ketersediaan ruang penyimpanan.


Ringkasan Perhitungan Penyimpanan (untuk referensi Anda):

  • Konsumsi Data: ~2 GB / Jam (Kualitas High-Res MP4)

  • Kapasitas SSD: 1 TB = ~1.000 GB (est. efektif)

  • Total Durasi: 1.000 GB ÷ 2 GB = 500 Jam Perekaman.